Selasa, 11 November 2008

jUST on mY Own

Secercah mentari di haribaan diri..
Bergelayut lemah menjajali liku nestapa hati..
Dan awan-awan tlah berarak di persimpangan ..
Sebuah peradaban tlah mendongak tajam..
Menanti sang enggan menjemputnya dengan angan..
Dari arti, makna diri, titisan kalbu yang bertasbih..
Menjaga tabir dari makna-makna yang terukir..
Menatap pinta dari satuan bayang-bayang alam yang terakhir..

Tidak ada komentar: